Yuk Kenali Alergi Rhinitis, Siapa Tahu Anda Mengidap

Alergi rithinis dikenal dengan nama hay fever. Merupakan alergi peradangan yang terjadi di bagian rongga hidung akibat dari reaksi alergi. Gejala ini akan langsung bereaksi setelah penderita tersebut terpapar pemicu alergi. Adapun gejala-gejala yang ditimbulkan oleh alergi rhinitis adalah batuk-batuk, kelelahan, mata gatal dan berair, bersin-bersin dan hidung berair atau tersumbat.

Alergi rhinitis ini bisa saja terjadi kepada siapa saja, namun orang yang memiliki keluarga yang mengalami riwayat rhinitis memiliki peluang terjadi rhitinas sangat besar. Alergi ini juga bisa terjadi kepada orang-orang yang bekerja di lingkungan yang bisa menyebabkan alergi, misal saja pengrajin mebel yang dikelilingi oleh debu kayu.

Orang yang berada di sekitar orang merokok juga memiliki resiko terkena alergi ini. Tidak menutup kemungkinan terjadi pada bayi yang memiliki orang tua suka merokok di sekitarnya. Selain itu alergi ini juga bisa menyerang seseorang yang memiliki alergi lain, contohnya asma.

Adapun zat-zat yang mampu memicu kondisi alergi ini antara lain asap rokok, kelembapan, polusi, asap rokok, bahan kimia, suhu dingin, hairsplay, asap kayu dan uap.

Adapun gejala-gejala orang yang terkena alergi rhinitis adalah ingusan, bersin, batuk, hidung gatal, hidung tersumbat, kelelahan yang berlebihan, gatal-gatal dan kadang muncul benjolan di kulit, eksim, lingkaran berada di bawah mata, mata gatal dan berair, sakit tenggorokan dan masih banyak lagi lainnya.

Jika anda mengalami hal ini, maka segera periksakan diri ke dokter. Berikut ini adalah langkah-langkah pengobatan alergi rhinitis yang perlu anda ketahui, Pertama proses diagnosis ini diawali dengan pertanyaan seputar gejala-gejala yang dialami oleh pasien. Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan pasien. Dokter akan memeriksa daerah hidung untuk memastikan apakah ada kelainan lain. Untuk pemeriksaan hidung bisa menggunakan endoskopi, CT scan, dan tes pernafasan hidung.

Hal lainnya yang dilakukan di dokter atau rumah sakit adalah Imunoterapi, dikenal juga dengan nama desensitisasi. Yaitu penyuntikan ke kulit penderita dengan menggunakan dosis yang tinggi. Dengan tujuan untuk menurunkan sensitivitas imun tubuh terhadap alergi. Juga bisa dilakukan irigasi hidung, yaitu menyedot cairan hidung dan mengeluarkan melalui mulut.

Selanjutnya bisa juga dilakukan pemeriksaan darah untuk memastikan apakah anda terkena alergi atau tidak. Juga dilakukan tes kulit untuk mengetahui jenis alergen.

Penting untuk diketahui bahwa rhinitis sulit untuk disembuhkan, namun bisa diatasi dengan menggunakan beberapa hal berikut ini :

  • Hindari atau lakukan pencegahan

Agar tidak terkena alergi ini maka anda bisa menggunakan metode menghindari dan mencegah pemicu alergi. Misal saja anda memiliki alergi terhadap debu, maka langkah yang harus anda lakukan adalah bersihkan rumah secara teratur, gunakan alat penutup berbentuk masker untuk menghindari debu yang bisa saja masuk ke hidung dan mulut.

Selain itu jangan lupa untuk selalu membersihkan hidung. Anda harus teratur dalam membersihkan hidung, anda bisa menggunakan larutan campuran setengah sendok the garam dengan setengah sendok the baking powder. Larutkan ke dalam air sejumlah 568 ml air matang. Dinginkan hingga mencapai suhu tubuh.

  • Atasi dengan obat-obatan

Alergi ini juga bisa diatasi dengan mengkonsumsi obat-obatan. Obat yang bisa digunakan adalah anthistamin, kortikosteroid dan dekongestan. Untuk gejala alergi yang ringan masih bisa diatasi dengan antihistamin, anda bisa membeli dengan mudah di apotik. Namun untuk gejala yang cukup berat anda sebaiknya datang ke dokter, Sehingga anda bisa mendapatkan jenis obat yang sesuai dengan apa yang anda derita.

Di tempat dokter anda juga bisa mendapatkan jenis obat yang dikombinasikan dengan semprot hidung di dalamnya mengandung ipratropium penghambat leukotriene.