Liburan Seru di Wisata Alam Kalibiru Yogyakarta

Bicara soal kota Yogyakarta, tentunya Anda tak bisa menjauhkannya dari yang namanya tempat wisata. Ada banyak tempat wisata yang bisa Anda temukan di Yogyakarta. Salah satunya dan cukup terkenal di Indonesia adalah wisata alam Kalibiru. Kalibiru sendiri sebenarnya adalah sebuah hutan yang diolah hingga menjadi suatu tempat wisata.

Hutan ini berada di ketinggian 450 mdpl dan merupakan sebuah kawasan perbukitan yang subur dengan udara sejuk dan menenangkan. Ada banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan bila berkunjung ke sini. Nah, sebelum Anda melakukannya, ada baiknya ketahui beberapa hal tentang wisata Kalibiru ini lebih dulu.

Wisata Alam Kalibiru Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta

Lokasi

Hal pertama yang tentunya harus Anda ketahui tentang wisata alam Kalibiru Yogya adalah di mana lokasinya tempat wisata alam tersebut. Lokasi dari wisata alam Kalibiru ini sendiri sebenarnya ada di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta. Dari pusat kota, Anda harus berkendara lebih dulu sejauh 40 km.

Nah, ada hal menarik yang bisa Anda dapatkan ketika berkunjung ke sini. Tempat wisata yang satu ini berdekatan dengan banyak tempat wisata lain. Beberapa di antaranya adalah Waduk Sermo, Kabun Teh Nglinggo, dan Air Terjun Sidoharjo. Bahkan, dari wisata Kalibiru itu sendiri, Anda sudah bisa melihat bagaimana indahnya Waduk Sermo.

Wisata Alam Kalibiru

Sejarah

Setelah tahu di mana letak dari wisata alam di daerah Kulon Progo ini, sebelum mengunjunginya ada baiknya Anda tahu bagaimana sejarahnya juga. Hal ini bertujuan agar ketika berada di sana, Anda bisa lebih menghargai keberadaannya. Sejarah dari tempat wisata nyang satu ini mulai tercatat pada tahun 1930 lalu.

Sebenarnya, ini merupakan kawasan perkampungan yang telah lama dihuni penduduk secara turun menurun dari ratusan tahun yang lalu. Tempat ini pernah juga menjadi tempat persembunyian Pangeran Diponegoro dalam perang melawan VOC di masa penjajahan lalu. Untuk penduduk yang tinggal di sini, mayoritas bekerja sebagai petani.

Nah, pada tahun 1930 hingga 1945, Pemerintah Hindia Belanda mengambil alih kawasan Kalibiru dan menjadikannya sebagai kawasan hutan penghasil kayu. Pada saat itu, semua penduduk dilarang beraktifitas di lahan yang semula milik mereka bahkan mereka juga diusir paksa oleh Pemerintah Hindia Belanda bahkan tanpa ada kompensasi sedikitpun.

Mereka tentunya tak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa mencari tempat tinggal baru saja. Nah, pada tahun 1945 hingga 1949, Pemerintah Indonesia berhasil mengambil alih kekuasaan atas Kalibiru dan menetapkannya sebagai Hutan Negara. Saat ini. luas dari hutan Kalibiru mencapai 1.047 hektar yang terdiri dari lahan berbukit di sepanjang Perbukitan Menoreh.

Sampai tahun 1964, wisata alam Kalibiru terjaga dengan baik sampai akhirnya masa pemberontakan PKI datang dan mengacaukan suasana politik dan perekonomian masyarakat Indonesia. Hal ini menjadikan masyarakat di sekitar Kalibiru mencari alternatif mudah untuk mendapatkan kebutuhannya dengan cara menggundului hutan Kalibiru.

Puncak kerusakan yang terjadi adalah pada tahun 1997 hingga tahun 2000 yang mana kontrol pemerintah terhadap sumber daya hutan sangat lemah dan pengawasnya malah terlibat dalam pembalakan liar. Hal ini menjadikan suasana di sekitar wisata alam ini jadi tandus dan banyak lahan kosong.

Namun, untuk mengatasi semua persoalan tersebut, pada tahun 1999 hingga 2008, pemerintah bekerja sama dengan LSM Yayasan Dinar memberdayakan kembali hutan ini dengan berbagai cara sehingga pada akhirnya kawasan hutan ini bisa seperti yang Anda lihat sekarang.

Keindahan Desa Wisata Kalibiru

Bagi Anda yang tinggal di wilayah perkotaan, tentunya ketika sampai di kawasan siata Kalibiru bisa memberikan rasa yang berbeda. Suasana di sini sangat khas pedesaan karena Anda bisa menemukan banyak sekali pohon rindang di sepanjang perjalanan yang diikuti dengan udara sejuk dan segar.

Itu hanya sajian awal dari Hutan Kalibiru saja yang bisa Anda dapatkan. Keindahan utama bisa Anda dapatkan ketika sudah sampai di puncaknya. Namun, untuk sampai puncak tentunya Anda harus menghabiskan banyak tenaga lebih dulu. Selain itu, Anda juga harus membayar biaya wisata alam Kalibiru untuk bisa memasukinya.

Tak besar, Anda hanya perlu membayar Rp5.000,- per orang untuk masuk ke sini. Kalau Anda membawa kendaraan, akan dikenakan Rp2.000,- untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000,- untuk kendaraan roda empat. Ada banyak sekali fasilitas yang bisa Anda nikmati selama di wisata alam Kalibiru ini.

Misalnya saja, Anda bisa berburu foto di gardu pandang yang terbesar banyak di kawasan ini. Anda juga bisa bermain outbond di sini seperti sflying fox, jembatan gantung trekking dan masih banyak lagi di sini. Bagi yang ingin menginap sekaligus menikmati indahnya sunset dan sunrise di Kalibiru, Anda juga bisa menemukan banyak tempat menginap di sini.

Tiket Masuk Wisata Alam Kalibiru

Tiket Masuk dan Biaya Lainnya

Untuk masuk ke sini, seperti yang dikatakan tadi Anda harus membayar tiket masuk lebih dulu. Tiket masuk ke wisata alam Kalibiru Kulon Progo Indonesia ini tidaklah mahal. Anda hanya harus membayar Rp5.000,- per orang saja untuk masuk dan itu belum termasuk dengan biaya parkir bila Anda membawa kendaraan pribadi.

Harga tersebut belum termasuk juga berbagai biaya lain untuk kehiatan yang bisa Anda lakukan, ya! Misalnya saja, bila Anda mau berfoto ria di gardu pandang yang telah di sediakan. Untuk spot panggung dan spot bundar misalnya, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp15.000,- untuk berfoto selama beberapa waktu.

Sedangkan bila Anda memilih untuk berfoto di spot Love, Anda hanya harus membayar Rp10.000,- saja. Meski murah, Anda harus rela antri lebih dulu untuk bisa berfoto di sana. Sebab, tak satu dua orang saja yang mau ambil foto. Ada banyak. Bahkan, di musim liburan, Anda harus menunggu hingga satu jam lamanya untuk bisa berfoto di sana.

Aktivitas lainnya yang bisa Anda lakukan di sini selain berfoto dan membutuhkan biaya tambahan adalah aktivitas outbond. Untuk mengikuti berbagai wahana outbond seperti flying fox, climbing, spider web dan masih banyak lagi, Anda harus membayar Rp35.000,- per orangnya. Harga tersebut sudah termasuk alat pengaman yang akan diberikan, ya!

Fasilitas

Ada banyak fasilitas yang bisa Anda dapatkan selama di wisata alam Kalibiru ini. Pertama, Anda bisa menikmati fasilitas pemandangannya. Ada banyak gardu pandang yang bisa dijadikan spot foto menarik di sini. Namun, seperti yang dikatakan sebelumnya, Anda harus membayar Rp10.000,- hingga Rp15.000,- untuk naik ke spot ini. Di atasnya, Anda bisa berburu foto sekaligus menikmati indahnya pemandangan alam berupa perbukitan hijau yang bisa memanjakan mata.

Lalu, bagi yang ingin menginap, Anda bisa menemukan fasilitas menginap seperti homestay yang totalnya ada 6 buah yang bisa menampung 10 hingga 15 penumpang per buahnya. Harga homestay ini cukup terjangkau. Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp120.000,- saja per malamnya untuk satu homestay.

Tentu saja, yang tak boleh dilewatkan adalah fasilitas makannya. Meski tempat wisata ini tergolong wisata yang jauh dari pemukiman, namun Anda tetap bisa menemukan banyak penjual yang menjual makanan enak. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat, dari warung hingga kafe, bisa Anda temukan di sini.

Lalu, fasilitas outbond yang tersedia di sini tentunya juga tak boleh Anda lewatkan, ya! beberapa fasilitas outbond yang ada di wisata alam Kalibiru ini adalah wooden brige, spider web, climbing, sling and flying fox yang tentunya sangat menarik untuk dicoba. Untuk bisa menikmati wahana outbond ini, Anda harus mengeluarkan biaya tambahan.

Biaya tambahan tersebut juga tak besar, hanya Rp35.000,- saja per orangnya. Bagi yang suka trekking, Anda juga bisa menggunakan fasilitas trekking yang disediakan. Fasilitas jelajah alam ini dibagi menjadi beberapa trek yakni 1,5 km, 3 km, 5 km dan terakhir 7 km. Selama perjalanan trekking ini, Anda bisa melihat berbagai fauna langka.

Beberapa fauna langka yang bisa Anda temukan selama melakukan aktivitas trekking ini adalah Elang Jawa, Ayam Alas, Landak, Celeng hingga Harimau Kumbang. Nah, satu lagi wahana di wisata alam Kalibiru yang tak boleh Anda lewatkan. Ia adalah Jembatan Monyet Kalibiru.

Jembatan Monyet ini sendiri adalah sebuah jembatan gantung yang terhubung antara pohon satu dengan pohon yang lain. Jembatan tersebut dibuat menggunakan bahan berupa papan kayu yang dihubungkan dengan tali temali. Dari atas jembatan, Anda bisa melihat betapa indahnya pemandangan Waduk Sermo.

Alamat Wisata Alam Kalibiru

Alamat

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, untuk alamat dari wisata alam Kalibiru ini ada di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo atau sekitar 40 km dari pusat kota Jogja. Lokasi tepat dari hutan ini adalah di Jl. Sermo-Kalibiru, Harogowilis, Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Nah, bagi kamu yang ingin Backpackeran dari jakarta ke tempat wisata kalibiru Yogyakarta ini kamu  bisa menggunakan kereta api jurusan Jakarta Pasar senen (PSE) – Yogyakarta Wates (WT) dengan harga tiket sekitar Rp.225.000/Orang untuk kelas Ekonomi (C) dan Rp.370.000/orang untuk kelas Eksekutif (A). Kamu dapat membeli tiket kereta api online dengan mudah melalui aplikasi Pegipegi yang dapat kamu download di Google Play atau App Store atau dengan memesan tiket di website resmi pegipagi jika kamu menggunakan PC atau laptop.

Tiket kereta api pegi pegi Pasar senen wates.png

Di pegipegi ada banyak sekali kemudahan yang bisa kamu dapatkan dengan memesan tiket kereta api di pegipegi ini misalnya, kamu dapat memilih waktu keberangkatan kereta dengan mudah sesuai dengan jadwal yang kamu inginkan karena ada banyak sekali pilihan jam berangkat yang dapat kamu pilih, atau kamu ingin memilih nama kereta hingga stasiun pemberangkatan dan stasiun tujuan dengan mudah.

Perjalanan ke kalibiru dari wates dapat kamu lanjutkan dengan menyewa mobil jika kamu bepergian dengan keluarga atau meyew sepeda motor. Sedangkan untuk penginapan anda juga bisa mencari pengipanan murah terdekat di Wates melalui aplikasi pegipegi di smartphone kamu.

Rute Wisata

Ada beberapa pilihan rute yang bisa Anda gunakan untuk mencapai wisata alam Kalibiru ini. Pertama, Anda bisa lewat Sermo, lalu, bisa juga lewat Clereng. Jalur lain yang bisa Anda gunakan adalah melalui Malioboro.

1. Rute Sermo ke Kalibiru

Pertama, Anda bisa menggunakan rute Sermo ke Kalibiru saja. Untuk rute pertama ini, sebenarnya adalah rute yang paling difavoritkan pengunjung yang datang ke Kalibiru. Sebab, selama di perjalanan Anda bisa melihat pemandangan indah yang salah satunya adalah Bendungan Sermo yang menawarkan pemandangan alam yang luar biasa.

Untuk melewati jalur ini, Anda harus pergi melalui Sentolo lalu lanjut ke Pengasih dan lanjutkan lagi perjalanan menuju Alun-Alun Wates. Setelah itu, belok menuju arah RSUD Wates dan sampai di sana, pindah ke jalur Beji. Terakhir, Anda akan di Sermo dan tinggal menempuh jarak sebentar lagi, Anda akan sampai di Kalibiru.

Kalau Anda tak tahu di aman bisa menemukan Stasiun Sentolo, Anda bisa berpatokan pada Jembatan Bantar yang terkenal di Yogya saja. Jembatan ini merupakan 3 buah jembatan yang saling berjajar. Dari arah sana, Anda hanya perlu menempuh jarak sekitar 3 km untuk sampai ke Stasiun Sentolo. Tinggal ikuti plang ke arah kanan saja untuk menuju kawasan Pengasih.

2. Rute Clereng ke Kalibiru

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan jalur Clereng ke wisata alam Kalibiru saja. Rutenya adalah Anda bisa mulai dari Stasiun Sentolo juga. Bedanya jalur ini dengan jalur yang pertama adalah jalur ini tak lebih berat dari jalur Sermo namun Anda tak bisa menemukan pemandangan indah Bendungan Sermo selama di perjalanan.

Dari Stasiun Sermo, untuk melanjutkan perjalanan Anda bisa lanjut ke Pengasih. Sampai di perempatan, Anda hanya perlu belok ke kanan menuju wilayah Clereng. Hati-hati kebablasan karena perempatan yang satu ini tidak terlalu besar. Nah, nantinya Anda akan sampai di sebuah pasar bernama Pasar Clereng.

Dari pasar tersebut, Anda hanya perlu menempuh jarak skeitar 300 meter saja sampai tiba ke sebuah jembatan yang berada persis di sebuah tikungan ini. Naiklah jembatan tersebut. Sesampainya di ujung, sekitar dua ratus meter kemudian, Anda akan menemukan plang yang akan mengarahkan Anda untuk sampai ke Kalibiru. Tinggal ikuti saja.

3. Rute Malioboro ke Kalibiru

Terakhir, Anda bisa menggunakan rute Malioboro. Sebenarnya, ini adalah rute yang paling jarang digunakan untuk ke kawasan Kalibiru. Sebab, jarang ada wisatawan yang berangkat dari jalur ini menuju Kulon Progo. Namun, meski jarang digunakan, bukan berarti Anda tak bisa menggunakan jalur yang satu ini.

Untuk berangkat dari Malioboro menuju wisata alam Kalibiru, Anda hanya perlu mengambil jalur Purworejo saja. Setelah itu, Anda hanya perlu mengkiti jalanan yang ada sampai ke Terminal Wates. Selanjutnya, dari terminal tersebut Anda hanya perlu mengikuti jalan ke arah Waduk Sermo.

Dari Waduk Sermo, Anda hanya perlu mengikuti arah yang ada di tepi jalan untuk sampai ke tempat wisata yang satu ini. Bisa dikatakan, sebenarnya rute yang satu ini yang paling sederhana dan mudah digunakan untuk wisatawan baru karena tidak terlalu banyak arahnya.

Akomodasi di Sekitar Kalibiru

Seperti yang dikatakan sebelumnya, bagi Anda yang ingin menginap atau memang datang terlambat dan kemalaman, Anda bisa menginap di kawasan sekitar Kalibiru saja. Nah, untuk itu Anda bisa menginap di area atau lokasi yang tersedia wisma dan homestay di sekitar wisata alam Kalibiru saja.

Ada beberapa homestay yang bisa Anda sewa di sini. Harganya juga cukup terjangkau, mulai Rp120.000,- hingga Rp250.000,- per malamnya. Untuk bisa menyewa homestay atau wisma yang ada, Anda tak bisa langsung melakukannya, ya! Anda harus menghubungi pengelola lebih dulu untuk bisa menginap di sana.

Untuk info lebih jelas mengenai tempat sewa penginapan ini, Anda bisa menghubungi pihak pengelola di nomor 081392023122 saja. Nantinya, Anda akan diberitahukan bagaimana caranya menyewa homestay atau wisma di kawasan Kalibiru ini beserta biayanya. Bila sudah selesai, Anda bisa menginap di sini dan keesokan harinya baru berburu keindahan Kalibiru.

Jadi, bagaimana? Tertarik untuk mampir di wisata alam Kalibiru sejenak bila ada di Yogya? Memang, Anda harus menempuh jarak yang tak bisa dibilang dekat untuk sampai ke sini. Namun, ketika sampai dijamin Anda akan suka dan betah berlama-lama. Terlebih ada banyak hal yang bisa Anda lakukan di sini mulai berburu foto hingga melakukan aktitas luar ruangan.