Cara Merawat Dump Truck Supaya Lebih Awet

Dump truck merupakan salah satu jenis dari transportasi yang dikeluarkan oleh distributor tractor head Mitsubishi. Dump truck memiliki jenis sesuai cara mengosongkannya dengan end dump maupun rear dump dengan cara mengosongkan muatan dengan dibuang kearah belakang. Side dump dengan jenis pengosongan kearah samping dan bottom dump dengan pengosong yang dibuang melalui bagian bawah dari bak. Salah satu merek dump truk terbaik adalah Mitsubishi yang diproduksi oleh KTB.

KTB memberikan penyediaan fasilitas untuk layanan purna jual yang akan mendukung dan mempermudah konsumen dalam menjangkau berbagai pelayanan Mitsubishi Fuso. KTB memiliki Zero Downtime yaitu pemaksimalan jam operasional kendaraan niaga dengan layanan service kendaraan untuk 24 jam selama 365 hari. Best Life Cycle Value dengan penyediaan produk handal serta lengkap karoseri yang terbaik sejak dari pembelian, purna jual dan operasional hingga usia masa penggunaan. Customer Business Consultant yang membekali berbagai program pelatihan untuk mekanik dan driver sehingga operasional dapat terjamin dengan baik.

Berikut adalah cara merawat dump truck diantaranya:

  • Melakukan pemanasan ketika akan menggunakan kendaraan selama 5 menit sebelum berjalan, pemanasan ini untuk memberikan pelumasan kepada mesin secara merata sehingga dapat menampung beban berat diatasnya.
  • Biasakan untuk melakukan pengecekan pada tangki bahan bakar dan cegah kehabisan bahan bakar ketika berada di tengah jalan, ketika mesin truk kehabisan maka injeksi akan melakukan pemompaan, proses ini harus dilakukan pada bengkel resmi karena tidak akan menimbulkan masalah yang tidak harapkan dapat terjadi.

Selain itu, untuk merawatnya gunakan oli mesin yang memiliki kualitas baik kalau perlu gunakan rekomendasi dari pabrikan kendaraan. Lakukan pemeriksaan oli lebih sering terutama jika digunakan dalam area tambang dengan pengecekan setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu sekali. Perhatikan juga bagian filter yang mudah kotor dan pastikan kotoran tidak masuk menuju mesin yang dapat menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan.